istimewa

Mari Belajar Struktur Sel Tumbuhan Secara Lengkap dan Akurat

depi / January 4, 2018

Sel Tumbuhan – Apa kamu tahu istilah sel? Sel ialah unsur organisme terkecil yang bisa melakukan fungsi hidup dengan mandiri atau dengan replikasi membelah diri. Selain fungsi diatas, sel selaku salah satu partikel tubuh sel juga dapat digunakan untuk menggolongkan organisme unisel ataupun multisel.

Mungkin itu sedikit ulasan tentang pengertian sel pada makhluk hidup. Tetapi, setiap makhluk hidup, seperti halnya hewan, tumbuhan dan manusia pastinya memiliki struktur sel yang berbeda-beda. Nah, untuk itu pada artikel yang berbahagia ini saya akan membahas perihal sel tumbuhan dan juga sedikit menyinggung tentang persamaan dan perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Pengertian Sel Tumbuhan

Organisme Unisel adalah sebuah makhluk hidup yang tubuhnya hanya tersusun oleh satu sel. Meski hanya tersusun dari satu sel, organisme unisel sebagaimana bakteri, Protista dan jamur tetap bisa melaksanakan fungsi kehidupannya dengan sempurna. Selain itu organisme unisel memiliki beberapa ciri khas pada makhluk hidup semisal makan, bernafas dan berkembang biak.

Sementara contoh organisme multisel atau bersel banyak seperti halnya hewan dan tumbuhan . Setiap sel penyusun tubuh organisme tersebut mempunyai wujud dan peran berbeda-beda. Dan hal itulah yang melukiskan fungsi sel sebagai unit fungsional dan structural pada kehidupan.

Pada tubuh makhluk yang terbentuk dari berbagai sel, sel-sel tersebut memiliki wujud saling menyerupai lalu berkumpul menciptakan suatu jaringan guna menjalankan fungsi khusus. Kemudian, saat sebuah kelompok bersatu dengan jaringan yang lain, maka terbentuklah satu organ baru. Setiap organ yang berkumpul akan membentuk suatu system organ, misalnya system transportasi, system saraf dan lainnya.
Karena sebab tersebut sel tumbuhan juga sering diartikan sebagai komponen paling kecil dalam organ tumbuhan. Pada umumnya sel tumbuhan dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu, bagian utama yang terdiri dari sel atau selaput sel, sitoplasma dan organel-oeganel sel lainnya.

Setiap organel-organel tumbuhan mempunyai manfaat berbeda-beda. Tetapi setiap organel-organel tersebut mempunyai sistem yang bisa membentuk suatu kesatuan sel dengan suatu sistem yang teratur.

Fungsi Sel Tumbuhan

Secara umum sel tumbuhan dibedakan menjadi tiga bagian, seperti sel parekim, kolenkim dan sklerenkim. Karena berbeda, tentunya setiap sel mempunyai struktur dan peran yang berbeda dalam melaksanakan fungsi kehidupannya secara keseluruhan. Setiap sel tersebut kemudian berkumpul untuk menyusun sebuah kelompok.

Untuk lebih lengkapnya simaklah beberapa penjabaran tentang fungsi dalam setiap jenis sel yang ada dalam tumbuhan.

Sel Parenkim

Sel parekim ialah sebuah sel yang memiliki wujud segi enam dan menjadi sel pembentuk dalam jaringan parenkim pada tumbuhan. Ciri khas sel parenkim yakni diameter yang sama ke segala arah, mempunyai dinding sel yang tidak tebal dan memiliki rongga di dalam sel yang lumayan banyak. Karakteristik sel parenkim adalah basalis yang maksudnya posisi dari kunci sel berada dekat dengan bagian dasar.

Adapun peranan dari balasis sendiri adalah untuk tempat menyimpan cadangan makanan yang bisa ditemukan pada vakuola. Cadangan makanan yang terletak pada vakuola biasanya berwujud cairan atau larutan, namun terkadang berbentuk padat dan cair di bagian sitoplasma.

Suatu jaringan yang terbentuk oleh sel parenkim bisa berdiferensasi menjadi jaringan yang baru sehingga hal ini biasa dikenal dengan jaringan dasar.

Sel kolenkim

Sesuai dengan namanya, sel kolenkim ialah sebuah sel yang berfungsi untuk membentuk kelenkim pada tumbuhan. Biasanya sel kolenkim memiliki beberapa karakteristik diantaranya memiliki bentuk segi enam, terlihat memanjangan saat diiris dengan membujur dan memiliki dinding sel yang tebal disebabkan oleh selulosa dan pectin.

Karena memiliki dinding sel yang tebal, jaringan kolenkim juga sering dikenal dengan jaringan penyokong. Meski ketebalan dinding kolenkin tidak rata secara keseluruhan, namun sel kolenkim dapat menyusun sistem jaringan kolenkim yang lebih kuat.

Selain itu, salah satu manfaat sel kolenkim yang lain yakni membuat tumbuhan menjadi lebih lentur sehingga tidak akan patah ketika terkena hembusan angin. Jaringan yang tersusun dari sel korenkin adalah diferensasi dari jaringan parenkim.

Sel Sklerenkim

Sel seklerenkim adalah sel penyusun jaringan yang mengalami penebalan dinding sekunder yang berbentuk lignin. Berdasarkan bentuk dan penyusunnya jaringan sklerenkim dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu sklereid dan serabut. Perbedaan antara kedua jenis ini mencakup beberapa hal, seperti halnya bantuk, asal dan perkembangan sel-nya.

Pertama, skeleren yang berwujud sebagai sel memiliki karakteristik, memiliki wujud bulat dan dinding sel yang mengalami penebalan. Beberapa tumbuhan skeleren mempunyai sistem sel yang bersifat padat, tetapi pada bagian dalamnya tersusun dari sebuah jaringan perenkim yang bersifat lunak. Suatu contoh sel di atas yakni sebuah tempurung kelapa yang tersusun dari skleren yang sudah mati.

Sementara untuk jenis serabut sendiri bisa ditemukan dengan gampang pada berbagai spesies tanaman. Sel selabut skleren sendiri mempunyai beberapa ciri-ciri seperti memiliki bentuk memanjang, berujung lancip, dinding sel yang tebal dan menyambung antara sel satu dengan sel yang lainnya.

Suatu kelompok yang tersusun dari sel sklerenkim tergolong dalam jaringan penopang karena mempunyai lignin yang berfungsi untuk lapisan dinding sekunder. Oleh sebab itu jaringan tersebut berfungsi untuk memperkuat batang tumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *